Sabtu, 17 Agustus 2013

PENDIDIKAN

Pendidikan Anak?? Kenapa penting??

     Karena penentu kesuksesan seseorang itu dimulai dari kecil, dan berdasarkan penelitian pada saat anak berusia 0 - 6 tahun otak berkembang sangat cepat hingga 80%, biasanya lebih dikenal dengan istilah Golden Age. Otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi tanpa terkecuali apakah itu baik atau buruk. Pada masa itu perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan terbentuk, dan hal itu juga tergntung pada lingkungan dimana anak itu tinggal. Jika anak tinggal di lingkungan yang lebih banyak memiliki sisi positif maka akan membangun karakter yang positif dan sukses begitu pula sebaliknya. 
Pengembangan karakter anak dapat di bentuk dari :
1. Lingkungan Keluarga (orang tua dan kerabat dekatnya)
2. Lingkungan Masyarakat
3. Lingkungan Sekolah
4. Lingkungan Teman Sebaya


     Pada saat usia dini anak menjadi sangat sensitif dan peka dalam mempelajari dan berlatih sesuatu yang dilihat, dirasa dan di dengar. Anak - anak diibaratkan seperti mesin foto copy (merupakan peniru yang handal) apapun yang ia pelajari maka itulah yang ia lakukkan. Karakter anak akan terbentuk dari hasil belajar dan menyerap dari prilaku lingkungan sekitar terutama sikap, prilaku serta kebiasaan dari orang tuanya yang setiap hari melakukan komunikasi dengan anak. Orang tua merupakan media peraga serta percontohan yang efektif bagi anak. Itu kenapa muncul istilah bahwa "buah tak pernah jatuh jauh dari pohonnya" atau dalam istilah asingnya "like father like son". Prilaku seorang anak hampir sama dengan prilaku orang tuanya. Karena "prilaku" itulah yang diterapkan orang tua, secara langsung maupun tidak langsung akan dijadikan panduan oleh anak.
     Untuk mencapai kesuksesan dalam menerapkan kebaikan kepada anak memang tidak mudah, emosi anak masih labil dan suka bertindak semaunya sendiri, jika kemauannya tidak dituruti maka dia akan menangis, dan tangisan merupakan senjata pamungkas dari seorang anak untuk meluluhkan hati orang tuanya. jadi untuk menerapkan kebaikan memang harus sedikit dipaksakan dari paksaan itu anak akan terbiasa setelah itu akan timbul kebiasaan yang nantinya akan berubah jadi budaya yang akan diterapkan dan diusung oleh anak hingga dewasa nanti.
     Tiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda - beda, ada orang tua yang lebih membanggakan anaknya jika nilai akademis unggul. Sebenarnya kecerdasan tidak dinilai hanya dari tingginya nilai akademis, tapi lebih ditentukan oleh kecakapan membangun hubungan emosional dengan diri sendiri, orang lain dan tentunya hubungan spiritual dengan Tuhan YME. 
     Semoga Bermanfaat bagi pembaca yang budiman. . 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar